Siapa tak menyangka. Gempa tektonik berskala 8,9 skala richer ini melanda tanah kelahiran pencipta Honda. Tak hanya gempa saja yang terjadi, namun juga terjadinya Tsunami setinggi 4 meter tadi siang, Jum’at (11/03/2011). Kali ini, masyarakat Jepang menjadi takut dan trauma terhadap gempa, karena peristiwa tersebut merupakan gempa yang paling dahsyat sepanjang sejarah.
Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari Tsunami dan gempa ini, selain merenggut banyak korban, juga menimbulkan kerusakan-kerusakan pada bangunan. Beberapa diantaranya adalah gedung pembuat otomotif diantaranya Toyota Motor Corporation, Honda motor Company dan Nissan Motor Company yang terletak di Jepang bagian Timur (Sendai) yang hancur. Hal itu menyebabkan kegiatan Produksi macet total karena sementara waktu kegiatan produksi diberhentikan akibat keadaan yang tak memungkinkan.
Letak Jepang memang terkenal rawan gempa dan bencana lain. Bahkan pemerintah Jepang memberi pendidikan dini untuk menghadapi gempa. Namun, tsunami berbeda dengan gempa. Kerusakan-kerusakan yang disebabkan juga lebih berat daripada gempa bumi yang biasa terjadi di Jepang. Sebagai Negara maju ini merupakan pukulan yang cukup berat. Apalagi Jepang adalah Negara penghasil produk otomatif yang cukup mapan. Hasil produksinya menyebar ke seluruh dunia. Berhentinya produktifitas Jepang pasti juga akan berpengaruh bagi Negara-negara di seluruh dunia. Jepang, tabahlah…
1 komentar:
Iyaaa, turut berduka cita yach...
Posting Komentar