preload
Suara alunan lagu “One Last Breath” dari Creed terdengar keras dari ruang Studio musik SMA Pomosda. Begitu tim Laskar Jurnalis memasuki studio, The Governor, salah satu perwakilan SMA Pomosda di ajang School Band Contest menyambut dengan ramah dan tanpa sungkan memepersilahkan Tim untuk menyaksikan latihannya. Namun, dalam latihan tersebut sang vokalis dan keyboardist tak dapat hadir karena ada kegiatan lain yang tak dapat ditinggalkan. Sehingga, untuk vokal diambil alih oleh Zidni (gitaris) dan Okky sebagai keyboardist cadangan.
Bermula dari keinginan mereka untuk mengikuti Group Band SMA POMOSDA, dipilih melalui selaksi awal yang dilakukan akhir tahun kemarin. Para personil The Governor yaitu Faris (Vokalis), Zidni (Gitaris), Toriq (Gitaris), Sulton (Bassist), Faisal (Drummer) dan Barito (Keyboardist). “Memang ini adalah keinginan kami untuk menyumbangkan bakat yang kami punya,” tutur Sulton, bassist The Governor ketika ditanyai soal alasan mereka mengikuti Band Pomosda. Mereka adalah siswa-siswa kelas 10 dengan karakter latar belakang yang berbeda-beda. Mereka juga berasal dari kota yang berbeda, ada yang berasal dari Nganjuk, Jogja dan kota-kota lain. Sehingga mereka harus bisa menyesuaikan diri dan menyelaraskan posisi yang mereka duduki di Band tersebut. Namun sayang, bulan Februari kemarin Mereka mengganti salah seorang personil, yaitu Faris (vokalis) dan diganti oleh Roni sebagai vokalis yang Baru. “Kami mengeluarkan Faris dari grup ini karena tidak bisa konsisten dan profesional menjalankan posisinya," kata Faisal menambahi.
Banyak orang bertanya-tanya, mengapa Group band ini menamainya The Governor. Nama The Governor diambil dari kata Al-Wali dalam Asmaul Husna (Nama-nama Allah) yang artinya adalah Sang Penguasa. Dalam arti lain, Penguasa yang dimaksudkan mereka adalah dapat menguasai panggung. Group band Governor berharap agar para penononton dapat terhipnotis oleh penampilan yang mereka bawakan, sehingga mendapat apresiasi yang tinggi dari para penonton. Terinspirasi oleh Avenged Sevenfold, band asal Amerika yang membuat mereka terperangah akan keahlian dan kelihaian mereka memainkan musik. Kebanyakan dari personil the Governor menyukai musik aliran rock karena terkesan lebih semangat.
Lagu andalan milik mereka dalah Cari Tempat Sembunyi dari Ungu Band. Karena selain beraliran melayu rock, juga memenuhi unsur Islami mengingat bahwa personil-personil ini adalah para santri Pomosda. Harapan band The Governoor kedepan adalah dapat membawa nama baik Pomosda, dan tetap dapat berkarya sampai kelas 12 nanti. “Ya belum tahu, gimana besok kedepannya setelah lulus. Biarin semua mengalir apa adanya,” jawab Zidni dengan tegas.

The Governor saat seleksi School Band Contest


The Governor saat latihan di studio

  • 0 komentar:

    • Posting Komentar