preload

Satu lagi promo yag ditawarkan dari Flexi yaitu “FlexiNet Unlimited”. Layanan ini memberikan kemudahan dalam mengakses internet secara bebas dan tanpa batas.
Pelanggan dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas yang begitu menarik dan menggiurkan pelanggan. Benefit yang dapat dinikmati adalah harga yang terjangkau, sehingga memberi kemudahan kepada para pengguna menentukan layanan akses data sesuai dengan kebutuhan baik harian, mingguan atau bulanan. Jasa FlexiNet ini hanya dikhususkan bagi pelanggan Flexi pra bayar (classy) melalaui jaringan Telkom.
Tapi tenang saja, untuk lebih mudahnya mengikuti Program ini, pelanggan melakukan registrasi via SMS ke 2225 terlebih dahulu, kemudian dapat melakukan registrasi sesuai dengan paket yang dipilih. Baru setelah itu, pelanggan akan menerima username dan password unik dan ditandai notifikasi keberhasilan. Dan Kemudahan yansg ditawarkan khusus untuk para pelajar, yaitu menggunakan paket sekolahan. Syarat yang harus dipenuhi adalah dengan menunjukkan kartu pelajar dan mahasiswa dengan mendatangi langsung ke plaza telkom yang terdekat.
Beberapa keuntungan yang bisa ditemukan dalam FlexiNet Unlimited ini yaitu memiliki akses up to 153 kbps (singe speed) sehingga pelanggan tak harus menunggu karena pengaksesan yang lama (lola). Dan juga pelanggan diberi perpanjangan nomor secara otomatis dengan sendirinya yang disesuaikan dengan paket layanan yang telah dipilih.
Agar dapat mengetahui masih atau tidaknya nomor berlangganan FlexiNet, pelayanan ini menggunakan metode sms, caranya tinggal ketik LIST dan kemudian kirim ke 2255. Sama halnya jika ingin berhenti dari layanan ini, tinggal ketik STOP dan kirim ke nomor yang sama. Maka, anda dapat melakukan registrasi untuk mengganti paket yang lain. Mudah bukan…!!!

Read More...

Jepang Dilanda Tsunami

Published in: Label:

Siapa tak menyangka. Gempa tektonik berskala 8,9 skala richer ini melanda tanah kelahiran pencipta Honda. Tak hanya gempa saja yang terjadi, namun juga terjadinya Tsunami setinggi 4 meter tadi siang, Jum’at (11/03/2011). Kali ini, masyarakat Jepang menjadi takut dan trauma terhadap gempa, karena peristiwa tersebut merupakan gempa yang paling dahsyat sepanjang sejarah.
Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari Tsunami dan gempa ini, selain merenggut banyak korban, juga menimbulkan kerusakan-kerusakan pada bangunan. Beberapa diantaranya adalah gedung pembuat otomotif diantaranya Toyota Motor Corporation, Honda motor Company dan Nissan Motor Company yang terletak di Jepang bagian Timur (Sendai) yang hancur. Hal itu menyebabkan kegiatan Produksi macet total karena sementara waktu kegiatan produksi diberhentikan akibat keadaan yang tak memungkinkan.
Letak Jepang memang terkenal rawan gempa dan bencana lain. Bahkan pemerintah Jepang memberi pendidikan dini untuk menghadapi gempa. Namun, tsunami berbeda dengan gempa. Kerusakan-kerusakan yang disebabkan juga lebih berat daripada gempa bumi yang biasa terjadi di Jepang. Sebagai Negara maju ini merupakan pukulan yang cukup berat. Apalagi Jepang adalah Negara penghasil produk otomatif yang cukup mapan. Hasil produksinya menyebar ke seluruh dunia. Berhentinya produktifitas Jepang pasti juga akan berpengaruh bagi Negara-negara di seluruh dunia. Jepang, tabahlah…

Read More...

Radar Kediri yang terbit Kamis yang lalu (10/03) membawa kabar bahagia bagi SMA Pomosda. Kedua mading perwakilan SMA Pomosda, baik 2D maupun 3D dikabarkan lolos ke Final Party. Hal ini disambut dengan sukacita oleh seluruh penghuni sekolah. Bahkan seluruh siswa maupun guru serta para staf sudah menanti-nanti berita ini semenjak 3 hari sebelum berita itu terbit. Segera setelah datangnya berita tersebut beberapa crew mading dan pembina melakukan kumpulan saat jam istirahat.
“Seneng pasti lah. Tapi juga takut, deg-degan, khawatir, bingung, pusing, campur aduk deh. Ya, mudah-mudahan menang the best overall,” ungkap Alif, salah satu crew mading yang ditemui di sela-sela kumpulan. Salah satu crew mading lain, Binti, mungkin terlalu senang hingga hanya tertawa saat tim jurnalis menanyakan perasaannya. “Hahaha, seneng pokoknya,” katanya sambil tertawa. Sedangkan ketua mading, Arif, mengungkapkan beberapa kendala yang belum terselesaikan, “Mading yang kemarin sebenarnya belum sempurna. Baru 75% dari konsep awal. Terus juga ada beberapa bagian yang rusak. Makanya kita segera melakukan kumpulan supaya bisa segera terselesaikan”. Sampai saat ini crew mading masih mempersiapkan diri untuk menuju final.
Selain itu, mading SMP Pomosda juga goes to final. Selamat, deh buat Pomosda. Semoga sukses di final party!

Read More...

Honda kembali merilis motor baru pada tanggal 27 Februari yang lalu. Motor tipe sport ini berlabel CBR250R. Sebagai motor sport yang mengutamakan akselerasi serta performa, Honda CBR250R tampil dengan body yang mendukung aerodinamika untuk tampil lebih optimal. Selain itu, Honda CBR250R juga merupakan motor pertama di dunia yang memiliki fitur Combined-ABS, yaitu sistem pengereman yang memadukan antara Combi Brake System dengan Antilock Braking System. Combi Brake System sebelumnya telah banyak diterapkan di motor-motor Honda, seperti Vario Techno dan Honda PCX. Sistem pembakaran pada motor ini juga telah memenuhi standar emisi Euro3. Jadi anda tak perlu khawatir soal polusi jika menggunakan motor ini, meskipun mesin yang digunakan Honda CBR250R tergolong kategori premium.
Honda CBR250R memiliki 3 pilihan warna, Candy Ruby Red, Asteroid Black Metallic & Sword Silver Metallic. Ketiga warna tersebut semakin menambah kesan mewah saat anda mengendarainya. Honda CBR250R juga memiliki fitur yang mampu membuat anda semakin nyaman ketika berkendara. Dengan adanya sistem Pro-link yang mampu meminimalisir goncangan, anda akan tetap merasa nyaman meski berkendara dengan kecepatan tinggi. Sayangnya anda perlu merogoh kocek sedikit dalam untuk membeli satu unit Honda CBR250R. Honda masih memasang harga untuk tipe ABS adalah Rp. 46,5 juta dan untuk tipe STD Rp. 39,9 juta (Tangerang dan Jakarta). Namun jangan khawatir, sebab uang yang anda keluarkan sebanding dengan fitur-fitur canggih yang dimiliki Honda CBR250R. So, interested to ride it?

Read More...

Hasil seleksi School Band Contest dan News Presenter Contest yang diterbitkan hari ini (8/03) di Radar Kediri mengundang decak kecewa dari para siswa-siswi SMA Pomosda. Pasalnya, tak ada satupun perwakilan dari sekolah mereka yang lolos. Padahal para siswa-siswi menaruh harapan besar kepada dua ajang tersebut. Untuk ajang News Presenter saja Pomosda mengirimkan 7 siswa dan untuk School Band Contest Pomosda mengirimkan dua jagoannya, The Governor dan Babyvoice. Masing-masing adalah band andalan dari angkatan kelas 11 dan kelas 10. Meskipun mengagetkan sekaligus mengecewakan, rupanya Faisal, drummer The Governor telah menduga sebelumnya. Saat tim jurnalis bertanya seputar perasaannya, Faisal menjawab, "Biasa ae, ancen seng melu band'e apik-apik". Si lead-guitar, Zidni juga mengungkapkan pendapat 11-12 dengan Faisal. Namun, ia masih menyebut kalimat optimis untuk ajang School Band Contest tahun depan. "Wes gak popo, esuk mben menang," ujarnya saat ditemui pada jam istirahat.

Nada kecewa banyak muncul dari para siswa-siswi. Terlebih lagi para siswa kelas X banyak menaruh harapan kepada The Governor. Meskipun belum genap satu tahun terbentuk, band tersebut sudah menunjukkan skill yang luar biasa dengan banyak menggarap lagu-lagu barat dan lagu Indonesia yang cukup berbobot komposisi musiknya. "Sayang banget governor gak lolos," komen Azin, siswi kelas X. Siswa-siswi lain juga berpendapat sama. Bagaimanapun juga di setiap kompetisi pasti ada menang dan kalah. Sama halnya dengan hasil School Band Contest, hasil News Presenter Contest juga menuai kecewa.

Kini Pomosda hanya dapat menaruh harapan di ajang Perang Mading, Accoustic Band, dan Blog Journalist. Harapan optimis banyak muncul untuk ajang Perang Mading. Sebab sepanjang School Contest, mading Pomosda selalu seleksi. "Saya yakin tahun ini pasti masuk. Madingnya lebih bagus kok dari tahun kemarin," ungkap Shella, kru mading School Contest IV yang tahun lalu mading 3Dnya lolos. Apapun hasilnya nanti, pastilah itu yang terbaik.

Read More...